RSS

Bantahan atas topik : ANAK TUNGGAL ALLAH – ANAK-ANAK ALLAH

22 Apr
Bp said :

1. Anak Tunggal Allah :

* Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
King James Version (KJV), For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life.
TR, ουτως γαρ ηγαπησεν ο θεος τον κοσμον ωστε τον υιον αυτου τον μονογενη εδωκεν ινα πας ο πιστευων εις αυτον μη αποληται αλλ εχη ζωην αιωνιον
Translit Interlinear, outôs {demikian} gar {karena} êgapêsen {mengasihi} ho theos {Allah} ton kosmon {manusia di dunia} hôste {sehingga} ton uion{anak} autou ton monogenê {yang tunggal/ yang unik} edôken {Ia telah memberikan} ina {supaya} pas {setiap (orang yang)} ho pisteuôn {percaya} eis {kepada} auton {Dia} mê {tidak} apolêtai {menjadi binasa} all {melainkan} echê {beroleh} zôên {hidup} aiônion {kekal}

Bandingkan dengan ayat ini :

* Yohanes 1:14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai AnakTunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
KJV, And the Word was made flesh, and dwelt among us, and we beheld his glory, the glory as of the only begotten of the Father, full of grace and truth.
TR, και ο λογος σαρξ εγενετο και εσκηνωσεν εν ημιν και εθεασαμεθα την δοξαν αυτου δοξαν ως μονογενους παρα πατρος πληρης χαριτος και αληθειας
Interlinear, kai {adapun} ho {itu} logos {Firman} sarx {manusia (yang berdaging)} egeneto {menjadi,} kai {dan} eskênôsen {berdiam} en {diantara} êmin {kita,} kai {(bahkan)} etheasametha tên {kita melihat} doxan {kemuliaan} autou {-Nya} hôs {SEBAGAI} monogenous {Yang Unik/ Yang Tunggal/(of an only begotten)} para {dari} patros {Bapa} plêrês {penuh} charitos {anugerah} kai {DAN} alêtheias {kebenaran}

*Yohanes 1:18
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
KJV, No man hath seen God at any time, the only begotten Son, which is in the bosom of the Father, he hath declared him.
TR, θεον ουδεις εωρακεν πωποτε ο μονογενης υιος ο ων εις τον κολπον του πατρος εκεινος εξηγησατο
Interlinear, theon {Allah} oudeis {tidak satupun} eôraken {melihat} pôpote {pernah} ho monogenês {Yang Tunggal} theos {Allah} huios {Anak} ho {yang} hôn {ada} eis {di} ton kolpon {pangkuan/pelukan} tou patros {Bapa} ekeinos {Dia itu} exêgêsato {menyatakanNya}

Kata “Tunggal”, Yunani “monogenous/ monogenes”, menurut leksikon Yunani : single of its kind (unique), only . Maka pengertiannya dalam bahasa Indonesia adalah “yang tunggal; yang unik, yang khas/ khusus; yang tiada taranya”. Maksud gelar “Tunggal” disini adalah Yesus “berbeda” dengan gelar anak-anak Allah yang disandang oleh manusia lainnya. Sebab Yesus yang asali bukanlah ciptaan, melainkan Ia adalah Allah sendiri yang inkarnasi ke dunia, lahir dengan meminjam rahim seorang perawan, dan kelahiranNya ini bukan akibat proses pembuahan/ perkawinan perempuan dan laki-laki. melainkan Ia lahir secara khusus dari Roh Kudus :

* Matius 1:20
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
KJV, But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost.
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου
Interlinear : tauta {hal-hal ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan} idou {perhatikanlah} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} onar {mimpi} ephanê {menampakkan diri} autô {kepada dia} legôn {berkata} iôsêph {Yusuf} huios {anak (keturunan)} dabid {Daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa takut} paralabein {untuk mengambil} mariam {Maria} tên gunaika {tunangan} sou {mu} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi} ek {dari} pneumatos {Roh} estin agiou {Kudus}

* Lukas 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya} pneuma {Roh} agion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {atas} se {mu} kai {dan} dunamis {kuasa} upsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} gennômenon {dilahirkan} agion {Kudus} klêthêsetai {akan dipangil} huios {Anak} theou {Allah}

KelahiranNya yang “unik” ini berkaitan dengan gelar “ho monogenes huios”, “Sang Anak yang tunggal” (“Yang Unik/Yang satu-satunya/ Yang tiada taranya”).

Anak Tunggal Bapa / Yang Tunggal dari Bapa yang dimaksudkan dalam Yohanes 1:14 adalah sebutan bagi Yesus yang adalah Allah itu datang ke bumi sebagai manusia. Kekhususan gelar “Anak Tunggal Allah” sebagai kekhususan pribadi Yesus yang adalah Sang Firman yang ‘nuzul’ dalam wujud manusia. Di dalam kemanusiaan Yesus telah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, artinya, bahwa seluruh hakekat Allah dinyatakan di dalam diri Yesus.

* Kolose 2:9
“Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan,
TR : hoti en autô katoikei pan to plêrôma tês theotêtos sômatikôs

Di dalam diri Yesus itulah Allah menyatakan atau memperkenalkan diri-Nya secara sempurna. Oleh karena itu maka Yesus juga disebut “cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah”, sehingga barangsiapa telah melihat Yesus, ia telah melihat Bapa :

* Yohanes 14:9
… “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa” …
TR Translit, ho eôrakôs eme eôraken ton patera

*Ibrani 1:3
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi
TR Translit, hos hôn apaugasma tês doxês kai charaktêr tês upostaseôs autou pherôn te ta panta tô rêmati tês dunameôs autou di eautou katharismon poiêsamenos tôn amartiôn êmôn ekathisen en dexia tês megalôsunês en upsêlois

Itulah yang membedakan istilah “Anak Tunggal Allah” (monogenes) dengan istilah “anak-anak Allah” yang diberikan kepada manusia biasa. Perlu dicatat bahwa iman Kristiani tidak pernah memandang istilah “Anak Allah” itu berarti Allah sebagai makhluk biologis, kawin, kemudian mempunyai anak. Penggelaran “Anak Allah” diberikan setelah Dia dibabtis di sungai Yordan:

* Matius 3:16-17
3:16 Sesudah dibabtis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun keatasNya,
3:17 Lalu terdengarlah suara dari Sorga yang mengatakan: “Inilah Anakku yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan.

Yesus disebut Anak Allah “huios theou” (bentuk tunggal). Anak Allah bukan berarti bahwa Allah itu seperti seorang perempuan beranak. “Anak Allah” adalah gelar yang diberikan untuk menunjukkan keakraban hubungan. Yesus dan Bapa memiliki “satu” hakikat, tidak berarti bahwa kedua-duanya itu identik.

* Lukas 1:35
Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Interlinear, kai {lalu} apokritheis {menjawab} ho {itu} aggelos {malaikat} eipen {berkata} autê {kepadanya, pneuma {Roh} agion {Kudus} epeleusetai {akan datang} epi {atas} se {engkau,} kai {dan} dunamis {kuasa} upsistou {Yang Mahatinggi} episkiasei {akan menaungi} soi {engkau;} dio {karena itu} kai {juga} to {yang} gennômenon {dilahirkan} agion {Kudus} klêthêsetai {akan dipanggil} huios {Anak} theou {Allah}

Demikian jelas pemakaiannya : Yesus disebut Anak Allah sebab Roh Allah tinggal didalam Dia. Roh Allah tinggal didalam Yesus, karena Ia lahir dari Roh Kudus :

* Matius 1:20
LAI TB : Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
KJV : But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost.
TR, ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου
Interlinear, tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan,} idou {perhatikanlah,} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} honar {mimpi} ephanê {menampakkan dii} autô {kepada dia,} legôn {berkata,} iôsêph {Yusuf,} huios {anak (keturunan)} dabid {Daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa trakut} paralabein {untuk mengambil} mariam {Maria} tên gunaika {sebagai isteri} sou {mu,} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi/ dilahirkan} ek {dari} pneumatos {Roh} estin {yang} agiou {Kudus}

Inkarnasi Allah menjadi manusia Yesus Kristus, Allah ‘meminjam’ rahim seorang perawan tanpa pembuahan biologis (benih ayah + benih ibu). Didalam kandungan anak dara Maria itu adalah Roh Kudus sendiri. Dan Roh Kudus itu adalah Allah. Yesus disebut Anak Allah, lengkapnya Anak Tunggal Allah “ho monogenês theos huios” (Yohanes 1:18 ) “Yang Tunggal/ Yang Unik” karena Dia tidak hanya dipimpin Roh Allah, melainkan Roh Allah diam didalam Dia dan melakukan pekerjaan Allah. (Yohanes 1: 14, Yohanes 14:10).

2. anak-anak Allah

Sebenarnya telah terjadi kesalah-pahaman dari orang yang teman-teman Muslim tentang sebutan “Anak Allah” dan “anak-anak Allah” Tidak pernah ada seorang nabi yang disebut sebagai “Anak Allah” dalam ‘bentuk tunggal’ kecuali kepada Yesus Kristus. Ungkapan “anak-anak Allah” dalam bentuk jamak di era Perjanjian Lama, istilah itu ditujukan kepada keturunan Adam lewat Set yang saleh (Kejadian 6:2), juga ditujukan kepada para malaikat (Ayub 1:6) dan kepada bangsa pilihan, yaitu Israel. Cara penggunaan kepada bangsa Israel sebagai keseluruhan dan kepada raja mereka secara khusus, menyatakan hubungan mereka dengan Allah dalam arti Allah memelihara dan melindungi mereka di satu pihak, dan pada pihak lain, pelayanan dan ketaatan manusia kepada Allah. Dalam hal ini Allah dipandang sebagai seorang Bapa. Umat Kristiani dan orang-orang percaya juga disebut anak-anak Allah (terjemahan anak = ditulis dalam huruf kecil dan jamak) Alkitab menyatakan :

* Roma 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
KJV, For as many as are led by the Spirit of God, they are the sons of God.
TR, οσοι γαρ πνευματι θεου αγονται ουτοι εισιν υιοι θεου
Interlinear, hosoi {semua (orang) yang} gar {karena} pneumati {oleh Roh} theou {Allah} agontai {dipimpin,} outoi {orang-orang ini} eisin {adalah}huioi {anak-anak (sons)} theou {Allah}

* Galatia 3:26
Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus.
KJV, For ye are all the children of God by faith in Christ Jesus.
TR, παντες γαρ [color=olive]υιοι θεου εστε δια της πιστεως εν χριστω ιησου
Interlinear, pantes {semua} gar {sebab} huioi {anak-anak (sons)} theou {Allah} este {kamu adalah} dia {melalui} tês pisteôs {iman} hen {didalam} christô {Kristus} iêsou {Yesus}

‘huioi theou’ adalah bentuk jamak dari ‘huios theou’. “Anak-anak Allah” adalah manusia yang diangkat oleh Allah menjadi anak-anak-Nya. Pengangkatan ini bersyarat, menerima dan beriman kepada Yesus Kristus.

Orang-orang Kristen dan orang-orang percaya yang dipimpin Roh Allah (Roh Kudus), disebut anak-anak Allah. Yesus Kristus juga disebut Anak Allah. Apakah perbedaan antara sebutan Anak Allah bagi Yesus dan bagi orang Kristen?
Dari semua umat Kristen yang berhak disebut ANAK TUNGGAL ALLAH adalah Yesus Kristus sendiri. Sedangkan orang Kristen disebut anak-anak Allah karena mereka dipimpin Roh Allah.

Dan : Persoalan kata “Tunggal” yang diberikan kepada Yesus Kristus sudah dijelaskan berkaitan dengan kekhusussan Hakikat diriNya yang adalah Allah yang ber-inkarnasi, dan kelahiranNya yang secara khusus dan unik, dan untuk itu Ia mendapat gelar “ho monogenês huios”.
===============================================================

BANTAHAN :


Kita perhatikan secara cermat pembahasannya :


Pendeta Bp ini memposting perkataan kamusnya setengah-setengah, sehingga yang kiranya tak mendukung argumennya tidak diposting :

Firman itu telah menjadi manusia  dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia  dan kebenaran. 


kata “μονογενοῦς-monogenous-Anak Tunggal”, memang : Short Definitiononly, only-begotten, unique (Definisi singkat: hanya, hanya-tunggal, unik).


Namun jika diterjemahkan secara Literal/Harfiah/Lexicon :  “one of a kind” (“salah satu jenis yang”).
Sebagaimana kita ketahui bersama, didalam dunia akademic Theologia, seorang penafsir tidak boleh timpang dalam menggunakan metode penafsiran Kitab suci, yang Lexicon maupun yang Alegoris, harus klop sasaran. dan juga penafsiran Lexiconnya tak boleh tak lengkap…
 juga harus digunakan.


Oke, sekarang kita coba untuk menuruti kemauan Pendeta Bp ini yang mengatakan bahwa ;
 “μονογενοῦς-monogenous-Anak Tunggal”, adalah(“Yang Unik/Yang satu-satunya/ Yang tiada taranya”).


Jika demikian, bagaimana dengan kata “μονογενοῦς-monogenous-Anak Tunggal” yang
ada didalam Ibrani 11:17 yang merujuk pada Ishak ?

Karena iman maka Abraham, tatkala ia dicobai, mempersembahkan Ishak. Ia, yang telah menerima janji itu, rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,

Kata  Tunggal dalam  Ibrani 11:17 juga berarti only, only-begotten, unique (Definisi singkat: hanya, hanya-tunggal, unik).

μονογενῆ : Original Word: μονογενής, ές – monogenés.

Ishak juga adalah Tuhan Allah, karena Dia disebut 
monogenous-Anak Tunggal”!! Apakah demikian ??

Dan untuk argumen pendeta Bp yang : 

Persoalan kata “Tunggal” yang diberikan kepada Yesus Kristus sudah dijelaskan berkaitan dengan kekhusussan Hakikat diriNya yang adalah Allah yang ber-inkarnasi, dan kelahiranNya yang secara khusus dan unik, dan untuk itu Ia mendapat gelar “ho monogenês huios”.

Dapat darimana kalimat itu? Sedangkan didalam seluruh Alkitab PL dan PL tak ada tak terkecuali didalam John 1:14 ?
Lihatlah sendiri apakah ada dipetengahan kata μονογενοῦς 
artikel “ho”atau kata huios”didalam Jonh 1: 14 
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 22, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: